Tuesday, 11 June 2019

Arti Ketupat di Hari Raya Lebaran Idul Fitri

Sumber: oomph.co.id

Lebaran itu memang enaknya makan ketupat, apalagi kalau lauknya sama opor ayam. Pasti sempurna. Hmmm...


Tapi ngomong-ngomong soal ketupat, sebenarnya apa sih arti makanan ketupat yang setiap hari raya Idul Fitri kita makan itu? Kadang ada kan sedikit pertanyaan itu di pikiran kita? Yuk simak ulasannya di Arti Ketupat di Hari Raya Lebaran Idul Fitri.


Baca juga: Istilah Lebaran


Pengertian Ketupat
Ketupat adalah anyaman dari daun kelapa (janur: Jawa) yang berbentuk segi empat. Setelah dianyam lalu nanti diisi dengan beras. Setelah semua ketupat penuh dengan beras, lalu direbus. Setelah matang, diambil dan disajikan. Biasanya cara makannya adalah dengan membelah ketupat jadi dua. Lalu dipotong-potong kecil-kecil memakai pisau atau langsung pakai sendok makan. Lauk yang biasanya bersanding dengannya adalah opor ayam, atau sayur lodeh tahu yang dipotong kecil-kecil dengan campuran udang atau telur puyuh.


Arti Kupat
Ketupat atau orang Jawa sering menyebutnya Kupat sebenarnya tidak pernah ada keterangannya di banyak referensi keislaman. Karena ini adalah produk budaya akulturasi antara budaya Jawa dan nilai-nilai ajaran agama Islam di sebagian wilayah Indonesia khususnya di Jawa.


Orang Jawa biasanya membuat ketupat ini 1 mingguan setelah hari raya Idul Fitri. Masyarakat Jawa biasanya menyebutnya dengan istilah bodo kupat atau kupatan.


Tadi udah disebutkan bahwa kupat itu adalah tradisi sebagian wilayah yang ada di Indonesia khususnya di Jawa. Maka tentu kita sebaiknya tahu siapa yang pertama mengenalkan istilah itu?



Sebagian orang banyak mengatakan bahwa kupat adalah warisan sebagian dari Walisongo (wali sembilan) tepatnya Sunan Kalijaga. Kupat punya arti ngaku lepat (mengaku salah) atau laku papat; lebaran, luberan, leburan, dan laburan.


Lebaran
Maksudnya adalah lebar (selesai) kupat menandakan bahwa selama 30 hari kita telah usai dalam melaksanakan puasa wajib bulan suci Ramadhan.


Luberan
Dilihat dari asal kata luber (meluap) berarti kita harus meluapkan atau memberikan hak makanan pokok kepada kaum yang berhak alias kita wajib berzakat fitrah di akhir bulan bulan Ramadhan dan masuk bulan Syawal.


Leburan
Selanjutnya adalah leburan. Diambil dari kata lebur. Artinya setelah melakukan puasa sebulan penuh kita mengharapkan semoga puasa kita diterima dan dosa kita lebur atau semuanya terhapus sehingga diri kita seperti bayi suci yang terlahir kembali ke dunia.


Laburan
Labur adalah sejenis zat kapur yang berguna sebagai pemutih dinding. Maksudnya adalah ketika kita telah melakukan amal ibadah dan bermaaf-maafan, jangan sampai kita mengulang kesalahan baru atau kesalahan yang sama agar diri kita selalu putih layaknya putihnya labur pemutih.


Nah, kira-kira itulah arti kupat yang saya ketahui. Mungkin masih banyak versi yang bisa dipaparkan oleh para ahli. Namun paling tidak dengan membaca artikel ini kita jadi tahu arti kupat bukan hanya sekedar hidangan lezat di hari tertentu, namun sebagai pengingat laku kita selanjutnya tatkala kita melihat anyaman segi empat dari janur itu.


Jika tulisan ini dianggap bermanfaat, boleh link postingan ini kalian share. Semoga bermanfaat...

Cuma Nulis Bisa Jadi Kaya?

Sekarang bukan zamannya lagi sosmed hanya sekedar untuk upload foto atau posting status saja yang hanya digunakan untuk bersenang-senang.



Buktinya sebagian orang bisa kaya hanya bermodalkan menulis. Mustahil!


Jawabannya tentu bisa iya bisa tidak. Iya bagi yang sudah pernah mengalami, tidak bagi yang belum atau tidak mengalami. Terlepas dari percaya atau tidak percaya, saya kembalikan kepada para netizen. Yang pasti ada yang real mengalami.


Lha kira-kira mudah apa susah? Lagi-lagi jawabannya saya kembalikan kepada para netizen yang baik hati ini.


Kebanyakan sih banyak yang bilang susah. Karena semua orang hampir jarang yang rajin menulis dalam tanda kutip. Kebanyakan netizen hanya posting hal-hal yang sifatnya memuji diri sendiri atau melupakan kekesalan, merasa sedih, dan lain sebagainya yang sering kita jumpai di beberapa sosmed misal Facebook, Twitter, LINE, caption Instagram, dlsb.


Kalau tidak, sosmed hanya jadi lahan promosi belaka. Yah, tidak menyalakan. Karena saya sendiri juga termasuk pelaku. Tapi zaman sekarang siapapun bisa menggunakan internet sebagai ladang cari uang asal tahu caranya.


Di sini saya tidak akan bahas tentang bagaimana cara cari uang dengan menulis. Karena sudah banyak artikel yang membahas tentang itu. Yang saya ingin katakan hanyalah, bahwa menulis di blog itu salah satu cara kalau kalian bisa dapat penghasilan tambahan dari menulis di blog.


Mungkin itu saja yang ingin saya sampaikan. Oh iya, bagi kalian yang punya hobi menulis dan membaca bisa kok kalian komentari di bawah
tulisan ini.


Jadi, tidak hanya orang yang punya keahlian show off yang buat video vlog di YouTube saja, tapi bagi kalian yang punya hobi menulis siapapun dia dan berapa pun usianya dia tetep bisa ngeblog.


Kunjungi selalu blog saya ini ya... Semoga bermanfaat.


Yuk, menulis!
Salam

Jalan Hidup Indah


Monday, 10 June 2019

Apakah Angan-angan Indah Dilarang?



Semua orang pasti punya angan-angan indah. Entah itu anak-anak, anak muda, bahkan orang tua. Namun, angan-angan indah tak selalu berjalan mulus pada prosesnya.


Apakah angan-angan indah dilarang? Jawabannya tentu tidak jika kita barengi dengan usaha. Yang dilarang adalah angan-angan yang keterlaluan. Misal, ingin kaya, rencananya begitu panjang dan proyeknya terlalu tinggi tapi hanya diam saja. Tak ada upaya untuk menuju ke sana.


Rintangan demi rintangan harus dilalui dengan penuh kesabaran. Tetap berjalan dan selalu menerima masukan dari orang di sekitar adalah kunci bahwa angan-angan tadi bisa terwujud. Karena rintangan adalah prosesnya sementara masukan adalah alternatif bila kiranya proses yang kita jalani tidak atau kurang baik.


Kunci yg terpenting lainnya adalah doa. Karena ajaran agama selalu mengatakan bahwa apa yang kita rencanakan dan lakukan adalah tak lepas dari campur tangan Tuhan. Selamat sukses dan meraih angan-angan indahmu.